Loading
EVALUASI FAKTOR FISIK LINGKUNGAN KERJA DAN REKOMENDASI PERBAIKAN KONDISI KERJA PADA UMKM TAHU BAKSO SARI RASA
##common.pageHeaderLogo.altText##
Vol 5 No 1 (2026) Articles

EVALUASI FAKTOR FISIK LINGKUNGAN KERJA DAN REKOMENDASI PERBAIKAN KONDISI KERJA PADA UMKM TAHU BAKSO SARI RASA

Diterbitkan 2026-06-30
Anis Fadila Puspitasari , Widyastuti Widyastuti , Galih Mahardika Munandar , Muhammad Nur Wahyu Hidayah , Meilano Yusuf Khamid
1 Universitas Muhammadiyah Gombong

Abstrak

Lingkungan kerja yang aman dan nyaman merupakan salah satu faktor yang mendukung kesehatan, keselamatan, dan produktivitas pekerja. Namun, evaluasi terhadap faktor fisik lingkungan kerja pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih relatif terbatas. UMKM Tahu Bakso Sari Rasa merupakan salah satu usaha pengolahan pangan yang melibatkan berbagai aktivitas produksi dengan potensi paparan faktor fisik lingkungan kerja yang berbeda pada setiap area. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi faktor fisik lingkungan kerja pada UMKM Tahu Bakso Sari Rasa yang meliputi suhu, kelembapan, pencahayaan, kebisingan, dan getaran. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran langsung pada area penggilingan, produksi, pengemasan, dan gudang bahan baku. Hasil pengukuran dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan standar yang berlaku berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405/MENKES/SK/XI/2002 dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pada seluruh area kerja masih berada dalam rentang yang direkomendasikan, yaitu 28,6–29,9°C. Namun, kelembapan relatif pada seluruh area kerja berada di atas standar yang dianjurkan, yaitu berkisar antara 70,4–75,9%. Intensitas pencahayaan pada seluruh area kerja berada di bawah standar minimum 200 lux dengan nilai rata-rata 101,9–135,6 lux. Selain itu, tingkat kebisingan pada area penggilingan mencapai 100,4 dBA dan melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) sebesar 85 dBA, sedangkan tingkat getaran masih berada di bawah NAB yang berlaku. Berdasarkan hasil evaluasi, perbaikan kondisi kerja difokuskan pada peningkatan sistem pencahayaan, pengendalian kebisingan, dan peningkatan sirkulasi udara untuk mendukung kualitas lingkungan kerja yang lebih baik.

Kata Kunci

lingkungan kerja suhu kelembapan pencahayaan kebisingan UMKM

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Home Current Archives Submit Search