Loading
<b>PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KEAMANAN SEKSUAL DAN KETAHANAN MENTAL DI ERA DISRUPSI INFORMASI</b>
##common.pageHeaderLogo.altText##
Vol. 7 No. 2 (2026) Articles

PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KEAMANAN SEKSUAL DAN KETAHANAN MENTAL DI ERA DISRUPSI INFORMASI

Published 2026-07-31
Restu Pangestuti , Alifa Risda Fadilasari , Fatimah , Sundari Mulyaningsih , Dyah Pradnya Paramita
1 Universitas Alma Ata Yogyakarta

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap gangguan kesehatan mental dan berbagai risiko dalam pemanfaatan ruang digital. Hasil identifikasi awal di SMA Negeri 2 Banguntapan menunjukkan bahwa sebagian remaja belum memiliki pemahaman yang memadai terkait pengelolaan kesehatan mental, penggunaan media digital yang aman, serta risiko kekerasan dan eksploitasi seksual di ruang daring. Masih ditemukan perilaku penggunaan media sosial yang kurang bijak, seperti oversharing informasi pribadi dan rendahnya kewaspadaan terhadap interaksi digital berisiko. Rendahnya literasi digital dalam konteks ini dapat meningkatkan kerentanan terhadap eksploitasi digital, penyalahgunaan informasi, dan perilaku berisiko. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terkait kesehatan mental, literasi digital, dan keamanan seksual melalui pendekatan psikoedukasi interaktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif dan refleksi bersama. Sebanyak 115 peserta (79,9%) mengisi instrumen evaluasi secara lengkap. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 89 (pre-test) menjadi 94 (post-test). Evaluasi kualitatif juga menunjukkan peningkatan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, menggunakan media digital secara bijak, dan melindungi diri dari risiko seksual daring. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi kesehatan mental, literasi digital, dan keamanan seksual efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta memperkuat ketahanan mental remaja. Program pendampingan berkelanjutan diperlukan untuk mendukung perubahan perilaku jangka panjang.

 

Keywords

kesehatan mental remaja literasi digital keamanan seksual daring psikoedukasi
Copyright (c) 2026 Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)
Home Current Archives Submit Search