ANALISIS RISIKO ERGONOMI POSTUR KERJA DAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA AKTIVITAS LIFTING TO POSITIONING INSTALASI OUTDOOR AC
Abstract
Pemasangan outdoor air conditioner (AC) merupakan aktivitas manual handling dengan risiko ergonomi tinggi, terutama pada tahap lifting to positioning yang melibatkan postur kerja tidak netral. Pada praktiknya, teknisi sering bekerja di ruang terbatas atau pada lokasi pemasangan di ketinggian sehingga berisiko mengalami musculoskeletal disorders (MSDs), kelelahan kerja, dan cedera. Studi ini bertujuan menganalisis risiko ergonomi postur kerja, keluhan MSDs, serta hubungan antara keduanya pada teknisi AC home service. Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif terhadap 10 teknisi. Risiko ergonomi postur kerja dinilai menggunakan Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA) berdasarkan observasi video, sedangkan keluhan MSDs diukur menggunakan Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaire (CMDQ). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar postur kerja berada pada kategori risiko sedang hingga tinggi, dengan keluhan MSDs yang dominan pada punggung bawah, bahu, dan leher. Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara risiko ergonomi postur kerja dan keluhan MSDs. Temuan ini menunjukkan perlunya perbaikan metode kerja dan penerapan prinsip ergonomi untuk mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal pada teknisi instalasi AC.
Keywords
Similar Articles
- Ida Betanursanti, Imam Samsul Ma'arif, Galih Tri Chanafi, Aji Kusumawardanto, Alifta Dicasani, PENGUJIAN KUALITAS MAINAN ANAK BUILDING BLOCK DENGAN INTEGRASI METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) DAN FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS (FMEA) , Jurnal Inovasi Teknik Industri: Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
You may also start an advanced similarity search for this article.