Desain dan Optimasi Nanopartikel Terenkapsulasi Flavonoid dari Ekstrak Daun Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) dengan Gelasi Ionik
Abstract
Daun ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb.) mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Flavonoid memiliki kelarutan dan bioavailabilitas yang rendah, sehingga diperlukan teknologi nanopartikel untuk mengatasinya. Formulasi nanopartikel disintesis menggunakan metode gelasi ionik, dan optimasi formula diperlukan untuk mendapatkan formulasi yang memenuhi standar kualitas, yang dapat dilakukan dengan menggunakan Design Expert 13. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula optimal nanopartikel ekstrak etanol-akuades daun ganitri serta memahami karakterisasi formulasinya. Optimasi formula menggunakan metode Simplex Lattice Design (SLD) dengan variasi konsentrasi kitosan dan Na-TPP, dengan fokus pada respon persen transmitan dan efisiensi penjerapan (entrapment efficiency). Formula optimal ditentukan melalui uji One-Way ANOVA dan divalidasi menggunakan analisis uji-T. Karakterisasi formulasi nanopartikel meliputi organoleptis, pH, ukuran partikel, PDI, potensial zeta, stabilitas, dan profil total flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi kitosan 0,3% dan Na-TPP 0,5% merupakan formula optimal, dengan persen transmitan sebesar 97,534%±0,8400 dan efisiensi penjerapan sebesar 92,54%±2,0182. Hasil uji-T menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai prediksi dan nilai uji (p>0,05). Karakterisasi formula nanopartikel optimal menunjukkan penampakan jernih, pH 4,39±0,3386; ukuran partikel 317±21,7025 nm; PDI 0,652±0,1471; dan potensial zeta 21,13±1,4295 mV. Kadar total flavonoid pada ekstrak dan formulasi masing-masing sebesar 8,188 mg QE/g dan 11,624 mg QE/g.
Keywords

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Downloads
Similar Articles
- Fajrin Fajrin, Mochamad Fadli Amrullah, Syilvi Adini, Afifah Nur Shobah, Alfi Rahmadhanti, Imam Lukmanul Hakim, Syifa Maulidia Rizqi, The Toxic Effects of a Combination of Kecombrang Stem Extract (Etlingera elatior) and Beluntas Leaf Extract (Pluchea indica L.) on Artemia salina (BSLT Method) , Jurnal Farmasi Klinik dan Sains: Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
You may also start an advanced similarity search for this article.