PENINGKATAN KESADARAN DAN PEMAHAMAN PENGGUNAAN OBAT NYERI MELALUI EDUKASI POSTER BERBASIS HEALTH BELIEF MODEL
Abstract
Penyalahgunaan obat anti nyeri seperti parasetamol, ibuprofen, dan asam mefenamat masih banyak terjadi di masyarakat akibat anggapan bahwa obat tersebut aman digunakan tanpa batas. Kurangnya edukasi mengenai dosis aman dan risiko jangka panjang menyebabkan perilaku penggunaan obat yang tidak rasional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat antinyeri secara aman dan bijak. Metode yang digunakan meliputi edukasi langsung menggunakan leaflet dan poster berbasis Health Belief Model (HBM) disertai pretest dan posttest pada 20 responden. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dasar yang signifikan, dengan pemahaman identifikasi obat antinyeri meningkat dari 45% menjadi 85%, serta pemahaman dosis aman dari 30% menjadi 75%. Namun, pemahaman risiko jangka panjang terhadap organ vital masih relatif rendah, meningkat dari 15% menjadi 52%. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi dasar telah efektif, namun diperlukan pendekatan lanjutan yang lebih menekankan visualisasi dampak organ untuk meningkatkan kesadaran risiko jangka panjang. Edukasi berkelanjutan di titik penjualan obat dan fasilitas kesehatan direkomendasikan sebagai tindak lanjut.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.