IMPLEMENTASI PENDEKATAN HOLISTIK BERBASIS KOLABORASI FISIOTERAPI, KEPERAWATAN, DAN KEBIDANAN DALAM INTERVENSI ANAK STUNTING
Keywords:
Kolaborasi interprofesional, Pemberdayaan masyarakat, Pendekatan holistik, Stunting, tumbuh kembang anakAbstract
Stunting merupakan masalah kesehatan yang kompleks dan memerlukan pendekatan konprehensif berbasis kolaborasi lintas profesi. Intervensi yang selama ini dilakukan cenderung berfokus pada aspek gizi dan belum mengintegrasikan stimulasi perkembangan serta kolaborasi tenaga kesehatan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendekatan holistik berbasis kolaborasi fisioterapi, keperawatan, dan kebidanan dalam intervensi anak stunting di tingkat komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain pre-test dan post-test yang melibatkan 23 peserta terdiri dari kader posyandu dan orangtua balita. Intervensi meliputi edukasi kesehatan, pelatihan stimukasi pertumbuhan dan perekembangan, serta pembuatan makanan tambahan berbasis bahan lokal. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dengan rata-rata nilai pre test sebesar 70,2 meningkat menjadi 97,2 pada post test. Selain itu, terjadi peningkatan keterampilan peserta dalam praktik stimulasi dan pengolahan makanan bergizi. Pendekatan kolaboratif lintas profesi terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pencegahan dan penanganan stunting. Model intervensi holistik berbasis tim memiliki potensi untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam layanan kesehatan komunitas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.