REVITALISASI UKS BERBASIS KADER KESEHATAN REMAJA UNTUK EDUKASI GIZI SEIMBANG CEGAH STUNTING: PENDAMPINGAN DI SMK N 4 KOTA SEMARANG
Keywords:
Gizi kesehatan, Kader kesehatan remaja, Sekolah, UKSAbstract
meningkatkan perilaku hidup sehat remaja melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis sekolah. Namun, implementasi Trias UKS masih belum optimal sehingga diperlukan inovasi program berbasis partisipatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan remaja melalui revitalisasi UKS berbasis kader kesehatan remaja di SMK N 4 Kota Semarang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui lima tahap, yaitu advokasi, pelatihan kader kesehatan remaja, revitalisasi UKS, pengembangan edukasi digital, serta pendampingan dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah siswa usia 15–18 tahun. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 9,20 menjadi 10,39 dengan selisih 1,19 poin. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,001) dengan effect size kategori sedang, yang menunjukkan bahwa intervensi tidak hanya signifikan secara statistik tetapi juga bermakna secara praktis. Selain itu, pengembangan edukasi digital mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran kesehatan. Disimpulkan bahwa revitalisasi UKS berbasis kader kesehatan remaja efektif dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan dan berpotensi mendukung pembentukan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.