Simulasi Penyebaran Penyakit Menular HIV Di Ibu Kota Jakarta Menggunakan Permodelan NetLogo

Authors

  • Ibrahim Dzaky Wicaksana Universitas Muhammdyah Gombong

Keywords:

agent-based modeling, DKI Jakarta, HIV, Intervensi, NetLogo

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) remains a major public health problem in Jakarta, Indonesia, with a significant increase in reported cases. This study aims to analyze the pattern of HIV transmission using an agent-based modeling approach through the NetLogo software. Individuals are modeled as agents with health status and awareness levels that interact based on specific transmission probabilities. The simulation is conducted under three intervention scenarios, namely religious values, government regulations, and contraceptive use. The results show that interventions based on religious values are able to promote safer behaviors but tend to be fluctuating, while government policies provide a more stable impact through regulations and healthcare services. Contraceptive use emerges as the most effective intervention in reducing new infections and maintaining the dominance of a healthy population. This study demonstrates that agent-based modeling is effective in understanding the dynamics of HIV transmission and can serve as a basis for formulating more optimal prevention strategies.

 

Penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di DKI Jakarta dengan peningkatan kasus yang signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola penyebaran HIV menggunakan pendekatan agent-based modeling melalui perangkat lunak NetLogo. Individu dimodelkan sebagai agen dengan status kesehatan dan tingkat kesadaran yang berinteraksi berdasarkan probabilitas penularan tertentu. Simulasi dilakukan dalam tiga skenario intervensi, yaitu nilai agama, peraturan pemerintah, dan penggunaan alat kontrasepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis nilai agama mampu membentuk perilaku lebih aman namun bersifat fluktuatif, sementara kebijakan pemerintah memberikan dampak lebih stabil melalui regulasi dan layanan kesehatan. Penggunaan alat kontrasepsi menjadi intervensi paling efektif dalam menekan infeksi baru dan menjaga dominasi populasi sehat. Penelitian ini membuktikan bahwa pemodelan berbasis agen efektif untuk memahami dinamika penyebaran HIV dan dapat menjadi dasar perumusan strategi pencegahan yang lebih optimal.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Ibrahim Dzaky Wicaksana. (2026). Simulasi Penyebaran Penyakit Menular HIV Di Ibu Kota Jakarta Menggunakan Permodelan NetLogo. Digital Nexus Systematic Journal, 2(1), 22–26. Retrieved from https://jurnal.unimugo.ac.id/index.php/DNS/article/view/7